Bumi disamping berotasi pada porosnya, Bumi pun melakukan gerak revolusi mengeliling Matahari.
Gerak Revolusi Bumi adalah peristiwa bergeraknya sebuah benda mengelilingi titik pusat gerak benda tertentu akibat adanya grafitasi. Pergerakan Bumi beredar mengeliling Matahari lintasannya tidak berbentuk lingkaran, melainkan agak lonjong.
Copernicus adalah orang yang pertama mengemukakan, bahwa Bumi berputar pada porosnya sekali putara dalam sehari dan Bumi bergerak mengelilingi Matahari sekali dalam setahun.
Gerak Revolusi Bumi adalah peristiwa bergeraknya sebuah benda mengelilingi titik pusat gerak benda tertentu akibat adanya grafitasi. Pergerakan Bumi beredar mengeliling Matahari lintasannya tidak berbentuk lingkaran, melainkan agak lonjong.
Copernicus adalah orang yang pertama mengemukakan, bahwa Bumi berputar pada porosnya sekali putara dalam sehari dan Bumi bergerak mengelilingi Matahari sekali dalam setahun.
Sesuai
dengan apa yang dijelaskan Copernicus, bahwa Bumi berputar pada
sumbunya sekali dalam sehari dan Bumi melakukan gerakan terhadap
matahari yang disebut ber-revolusi terhadap Matahari, apa buktinya? mari
lihat uraian bukti bahwa Bumi berevolusi yang merupakan
percobaan-percobaan dilakukan oleh para ahli sebagai berikut:
1. Aberasi (sesatan cahaya)
Orang
melihat sebuah bintang S melalui sebuah teropong O, jika teropong diam
maka bintang S akan tampak gambarnya di titik B, tetapi kenyataannya
tidak demikian. Orang melihat dengan arah OS, bintang tersebut tidak
terlihat di B (dengan arah SOB), melaikan melenceng ke sampingnya yaitu
dititik B, ini menunjukan bahwa teropong tersebut tidak diam melainkan
bergerak mengikuti Bumi.
Bersamaan dengan berjalanya cahaya dari titik O sampai titik B, teropong berpindah tempat atau berubah arahnya.
Bersamaan dengan berjalanya cahaya dari titik O sampai titik B, teropong berpindah tempat atau berubah arahnya.
Berakibat cahaya tidak lagi jatuh dititik B, melainkan di samping titik B.
Bisa dilihat bintang tidak lagi dalam arah OS tetapi, bintang seolah-olah bergesar dengan arah yang sama dengan gerakan itu, gejala ini disebut dengan sebutan Sesatan Cahaya atau Aberasi Bintang.
Bisa dilihat bintang tidak lagi dalam arah OS tetapi, bintang seolah-olah bergesar dengan arah yang sama dengan gerakan itu, gejala ini disebut dengan sebutan Sesatan Cahaya atau Aberasi Bintang.
2. Parallaxis (benda langit).
Paralaksis
suatu bintang ialah sudut pada bintang, dimana jarak antara “bintang
itu dengan Bumi” dan “bintang itu dengan Matahari” sebagai kaki
sudutnya.ketika bumi berada di Bm1 B, maka bintang B dapat terlihat
dengan teropong menurut garis Bm1 B Bm2, setelah 6 bulan bintang B
terlihat lagi dengan arah menurut garis Bm2B sehingga sudut Bm1 B Bm2
merupakan dua paralksis. Itu tanda Bumi tidak tetap pada Bm1, tetapi
bergeser sampai Bm2.
Kalau diperhatikan
dengan teropong selama setahun ternyata bintang itu seolah-olah membuat
sebuah lingkaran kecil dekat bintang B, hal ini meyakinkan kita bahwa
Bumi mengelilingi Matahari.
Pada gambar di buat
paralaksis itu besar, supaya nyata, tetapi sebenarnya adalah kecil,
karena letak bintang sangat jauh dari Bumi. Bintang Centauri misalnya
bintang yang sangat besar dan terang di dekat Pari disebelah Selatan
bola langit. Paralaksisnya belum sampai 1”, padahal inilah paralaksis
yang terbesar dari antara bintang-bintang yang terlihat dengan mata
biasa, jarak bintang itu 4,3 “Tahun Sinar” (satu tahun sinar adalah
jarak yang dapat ditempuh sinar dalam setahun). Betapa jauhnya bintang
itu jika dalam satu detik sajah
Maha Besar Allah yang telah menciptakannya Wallahu a'lam
Maha Besar Allah yang telah menciptakannya Wallahu a'lam

0 komentar:
Posting Komentar